Cinta Yang Terlarang

Perkenalkan nama saya edo (bukan nama sebenarnya), kuliah di universitas swasta di jogja.
Diawali perkenalan saya dengan seorang cewek sebut saja tika
waktu itu saya sedang perjalanan mudik lebaran dan berkenalan dengan tika, tika anaknya baik, ramah, ceria dan sangat humoris. Perjalanan mudik yang biasanya bikin bete dan melelahkan kini menjadi sangat menyenagkan dengan canda tawa kami berdua. Hingga akhirnya aku sampai tempat tujuan. Namun sesampainya dirumah aku tak bisa melupakan wajah dan senyumannya yang tak mau pergi dan selalu membayangi pikiranku.
Mungkinkah ini cinta? namun kubuang jauh2 perasaanku ini, mungkin aku yang terlalu berlebihan memikirkan dia.

Hingga akhirnya aku sampai di kota jogja, pertama kali yang aku lakukan membuka emailku, aku berharap ada pesan dari tika, karna sebelumnya aku tidak berani minta no hp tika, yg aku minta hanya alamat emainya aja. Saat aku buka email ternyata tika meningalkan pesan, dari email ini kemudian aku minta no hpnya. kemudian apabila ada waktu kami sering ceting dan saling bersmsan walau pun jarang, karena sms dariku sering kali tidak dibalas oleh tika.

Namun suatu saat tika sms aku, dia tanyakan kabarku dan menanyakan aku ada di jogja tidak, waktu itu dia mau pergi tempat sodaranya di gombong, tanpa pikir panjang aku langsung balas sms tika. Dari sini kami mulai sering sms dan saling cerita tentang diri kita masing-masing. tika pun bercerita klau dia sudah mempunya pacar, dia sudah menjalin hubungan kurang lebih 1,5 tahun, pacarnya adalah kawan sekolah waktu SMA dulu.
Tika pun menanyakan setatusku, akupun bilang kalau aku sudah punya pacar. Aku sudah menjalin hubungan selama 3 tahun, banyak cerita suka dan duka kita lalui bersama.

Tanpa terasa sudah 3 bulan lebih kami berkenalan dengan tika, tepat di malam tahun baru kami berencana untuk ketemuan, kebetulan waktu itu pacar tika dan pacarku lagi ada di luar kota jadi kami bisa merayakan malam tahun baru bersama.
Aku jemput tika dikosnya dan aku ajak dia pergi kejogja walaupun pada waktu itu hujan begitu deras. Malam tahun baru menjadikan malam yang sangat begitu membuat kesan mendalam dan menjadi malam yang paling indah sepanjang perjalan cintaku, aku tidak pernah merasakan kebahagiaan yang seperti ini sebelummnya.

Jujur sejak pertama kali jumpa aku sudah suka ma tika, ngak tau apa yang membuatku suka ma dia, yang jelas sejak pertemuan yang tak terduga itu aku jadi sering melamun dan memikirkan dia. Ditambah dengan semua ini, membuatku semakin sangat sayang kepada tika.

Aku tau tika juga mencintai aku, Namun cinta ini dalam waktu dan kondisi yang tidak tepat, cinta ini adalah cinta yang terlarang dimana kami berdua sudah mempunya pacar masing-masing. Haruskah cinta ini ku kubur dalam-dalam?
kumusnahkan begitu saja?
adakah yang salah dengan cinta yang tulus dan suci ini?

Namun dengan Beriringnya waktu aku dan tika pun sering ketemu dan main bareng, perasaan yang tidak pernah kurasakan sebelumnya, aku merasakan sesuatu yang beda saat bersama tika, sungguh perasaan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Aku seperti menemukan sesuatu yang bisa membuat hidupku lebih berwarna, membuatku lebih menghargai hidup.

Tika walaupun kita belum lama kenal, namun engkau sudah bisa menggantikan cinta yang sudah lama ku bina. Aku bingung dengan perasaanku ini, haruskah aku meninggalkan dia dan bersama denganmu? aku tak tau jawabannya.

Mungkinkah cinta yang terlarang ini menjadi cinta yang abadi, yang bisa bersama sampai sepanjang masa. Namun dibalik kebinguganku ada keyakinan dihati kecilku cinta kita ini akan bersatu dan terus bersama selamanya.

Hidup ini adalah pilihan, dan tika sudah mengambil pilihan hidupnya. Dia ceritakan semua perselingkuhan yang telah kita lakukan dan dia memutuskan untuk pisah dengan pacarnya. Sunguh keputusan yang tidak pernah kuduga sebelumnya, Tenyata tika lebih memilih bersama aku.

Demi cinta yang tulus dan suci ini akupun akan memperjuangkannya agar cinta kita ini dapat bersatu dan menjadikan cinta yang terakhir bagi kita berdua, karena sudah terlalu banyak hati yang tersakiti dan aku juga sangat-sangat sayang kamu.

Aku harap kamu sabar menunggu agar cinta kita dapat bersatu seutuhnya. Aku juga akan melakukan seperti apa yang kamu lakukan, namun semua itu butuh waktu agar tidak terlalu membuat dia terluka.

Aku sangat mencintai dan menyayangi kamu tika, Semoga cinta kita yang mulanya terlarang ini menjadi cinta yang abadi dan menjadi cinta yang terakhir sampai akhir hidup kita. Amin….

jogjakarta, 27 januari 2009

3 Komentar

Filed under CERITA CINTA

3 responses to “Cinta Yang Terlarang

  1. putri..

    hehehe….
    pk nama samaran to mas…
    crita yg polos banget
    d tgu the real ny…
    sbenrnya…”tika” masih tgu dg harap2 cemas ap bnr mas mw ambil kptsn yg dia tgu2…

  2. pengalaman pribadi apa orang lain tiar? he3…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s